Monday, 3 March 2014

Cerita Gunung

Jika kita mau memikirkan hikmah penciptaan gunung yang sangat menakjubkan, maka kita akan memuji dan membesarkan Pencipta gunung, yaitu Allah –Tabaraka wa ta’ala-. Perhatikanlah bentuknya yang sangat menakjubkan sungguh sangat sesuai dengan fungsinya. Sekiranya gunung dibuat bulat seperti bola atau bentuknya terjal seperti tembok, tentu susah untuk didaki dan sulit untuk mengambil manfaat darinya. Bahkan akan menghalangi sinar matahari dan udara untuk sampai kepada manusia. Jika gunung itu dibentangkan di atas seluruh permukaan bumi, tentu ia akan membuat sempit lahan pertanian dan tempat tinggal manusia, serta tanah datar akan tertutupi.

Disamping itu, gunung berfungsi seperti benteng dan tempat berlindung dari terpaan angin kencang dan serangan air banjir. Jika angin kencang menerjang, maka gunung akan menghalau  hembusannya dan menghambat kecepatannya sehingga tidak menghancurkan sesuatu yang ada di lembah. Ketika air banjir datang, maka gunung akan menghalaunya dan memalingkannya ke kanan dan kirinya. Sekiranya gunung tidak ada, tentu air banjir akan menghancurkan apa saja yang berada di jalur  yang dilaluinya. Jadi, bentuk yang paling ideal, paling layak dan paling sesuai dengan manfaatnya adalah bentuk yang telah diciptakan Allah-Azza Wa Jalla-.
Allah –Subhana Wa Ta’ala- telah mengajak kita agar memperhatikan dan merenungi kaifiyat penciptaan gunung. Allah – Subhana Wa Ta’ala – berfirman,
أَفَلَا يَنْظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ (17) وَإِلَى السَّمَاءِ كَيْفَ رُفِعَتْ (18) وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ (19) [الغاشية/17-19]
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan?, Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?”. (QS. Al-Ghosiyah: 17-19)
Allah pancangkan gunung-gunung demi kemaslahatan yang besar  bagi manusia. Jika gunung-gunung tidak ada, maka bumi akan berguncang terus-menerus sehingga tidak ada kehidupan lagi di atas muka bumi ini. Allah – berfirman,
وَجَعَلْنَا فِي الأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ  [الأنبياء/31]
“Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk”. (QS. Al-Anbiyaa’ : 31)
Penciptaan gunung dan hikmahnya merupakan bukti yang sangat besar atas kekuasaan Pencipta dan Pembuatnya, ketinggian ilmu dan hikmah sekaligus bukti atas ke-MahaEsaan-Nya. Gunung yang begitu kokoh dan besar ternyata tunduk dan patuh kepada perintah Allah, bahkan senantiasa bertasbih dan bertahmid memuji-Nya serta sujud kepada-Nya semata-mata karena takut kepada-Nya. Allah berfirman,
وَلَقَدْ آَتَيْنَا دَاوُودَ مِنَّا فَضْلًا يَا جِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ  [سبأ/10]
“Dan Sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman), “Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud”. (QS. Saba’ : 10)
Allah –Ta’ala- berfirman,
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَسْجُدُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ
“Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia?” (QS. Al-Hajj : 18)
Jadi, segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi, seluruhnya tunduk dan patuh kepada-Nya. Sebab, semuanya adalah milik Allah. Di Tangan-Nya segala urusan dan perintah. Allah berfirman,
وَلَوْ أَنَّ قُرْآَنًا سُيِّرَتْ بِهِ الْجِبَالُ أَوْ قُطِّعَتْ بِهِ الأَرْضُ أَوْ كُلِّمَ بِهِ الْمَوْتَى بَلْ لِلَّهِ الْأَمْرُ جَمِيعًا أَفَلَمْ يَيْئَسِ الَّذِينَ آَمَنُوا أَنْ لَوْ يَشَاءُ اللَّهُ لَهَدَى النَّاسَ جَمِيعًا  [الرعد/31]
 “Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah Al Quran itulah dia). Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah”. (QS. Ar-Radd : 31)
Oleh karenanya, di Tangan Allah kunci segala urusan bagi alam semesta ini. Gunung dan seluruh makhluk yang ada di bumi ini tunduk dan patuh terhadap perintah Allah Yang Maha Perkasa. Di tangan-Nya pengaturan meletus tidaknya gunung-gunung, bertiupnya badai topan, gelombang tsunami dan lain sebagainya. Semua urusan alam semesta kembali kepada Penciptanya (Allah). Jika Dia menghendaki terjadi, maka akan terjadi. Bila Dia menghendaki tak terjadi, maka pasti tak terjadi. Karenanya, Ibnu Abbas –radhiyallahu anhu- berkata saat menafsirkan potongan terakhir di atas, “Dia tak melakukan dari urusan itu, kecuali apa yang Allah kehendaki”. [Lihat Ad-Durr Al-Mantsur (6/15) karya Abu Bakr As-Suyuthiy]
Tidak seperti anggapan sebagian orang-orang jahil bahwa ada yang mengatur gunung dari selain Allah berupa jin-jin, dewa, makhluk halus, dedemit dan lainnya. Bahkan yang lebih aneh, tatkala sebagian manusia mengangkat seseorang yang penuh dengan kelemahan dan kekurangan sebagai “juru kunci gunung” yang sangat besar, kuat dan kokoh. Mereka meyakini bahwa si juru kunci itu (semisal, Mbah Marijan) mampu mengatur keganasan gunung dan memahami apa yang diinginkan gunung tersebut. Sehingga dengan hal itu, mereka telah terjatuh dalam kesalahan yang sangat besar, yaitu kesalahan dalam tauhid rububiyyah, sedang orang-orang musyrik di zaman jahiliyyah tidak pernah terlintas dalam benak mereka tentang hal tersebut. Tidak mengherankan jika negeri kita diterjang musibah silih berganti disebabkan karena keyakinan-keyakinan yang rusak seperti ini.
Ingatlah! Tatkala Allah menawarkan amanat kepada gunung untuk mengemban syariat dari Allah; melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangan-Nya, namun gunung itu enggan untuk menerimanya. Sebab gunung khawatir mengkhianati amanat tersebut. Tentunya diantara amanah terbesar, men-tauhid-kan Allah dalam beribadah dan dalam perkara rububiyyah. Allah – berfirman,
إِنَّا عَرَضْنَا الأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا اْلإِنْسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولاً  [الأحزاب/72]
 “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, lalu semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”. (QS. Al-Ahdzab: 72)
Urusan apa yang tak mampu diemban oleh langit, bumi dan gunung?! Urusan yang berat berupa perintah dan larangan dari Penciptanya. Tapi semua makhluk itu takut, takut jika mereka melanggar batasan-batasan Rabb-nya. Saking takutnya, gunung akan berguncang hebat dan  terpecah belah jika Al-Qur’an diturunkan kepadanya. Disebabkan oleh kemuliaan Al-Qur’an dan takutnya mereka kepada Allah. Allah – berfirman,
لَوْ أَنْزَلْنَا هَذَا الْقُرْآَنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ  [الحشر/21]
“Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (QS. Al-Hasyr : 21)
Al-Imam Abul Fidaa’ Ibnu Katsir –rahimahullah- berkata, “Maksudnya, bila gunung dengan sifat keras dan kuatnya, andai gunung dapat memahami Al-Qur’an ini, lalu ia men-tadabburi sesuatu yang terdapat di dalamnya, niscaya gunung akan tunduk dan terpecah belah karena takut kepada Allah –Azza wa Jalla-. Nah, bagaimana bisa bagi kalian –wahai manusia- sampai hati kalian tak lembut dan tidak khusyu’ serta tidak pecah karena takut kepada Allah, sedang kalian (wahai manusia) sungguh telah memahami perintah Allah dan telah men-tadabburi Kitab-Nya”. [Lihat Tafsir Ibn Katsir (8/78)]

Dari penjelasan yang ringkas ini, maka hendaklah kita menyadari segala kekurangan kita. Pernahkah hati kita bergetar ketika mendengar ayat-ayat Allah dilantunkan? Pernahkah kedua pipi kita ini basah oleh tetesan air mata, walaupun setitik saja ketika mendengar ayat-ayat Allah dibacakan? atau jangan-jangan tidak pernah!! Cobalah kita menengok jauh ke dalam lubuk hati kita! Periksalah apakah disana masih ada kata iman? atau sudah tertutupi oleh noda-noda hitam kemaksiatan. Bila di dalam hati kita masih ada keimanan, lalu mengapa ia tidak bergetar ketika mendengar ayat-ayat Allah dibacakan? ataukah hati kita lebih keras daripada gunung…? sungguh aneh manusia yang terbuat dari sekerat daging saja, namun hatinya lebih keras daripada gunung!!

Oleh karenanya, marilah kita kembali mempelajari agama Allah dan Rasul-Nya, membaca dan menelaah Al-Qur’an  dan hadits Nabi-Nya. Janganlah kita bersikap sombong, sebab Allah tidak menyenangi orang-orang yang menyombongkan diri.
Allah -Azza wa Jalla- berfirman,
وَلاَ تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ اْلأَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولاً  [الإسراء/37]
“dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” (QS. Al-Israa’ : 37)
Sumber : http://pesantren-alihsan.org/cerita-gunung.html
 

Monday, 1 July 2013

Cara Efektif Mengusir Rasa Takut Dalam gelap

Rasa takut gelap ini oleh para psikolog sering disebut Nyctophobia. Kadang-kadang penyakit ini menguasai seseorang, dan membuatnya merasa lemas dan ketakutan. Bagi sebagian orang, rasa takut ini membuatnya merasa lumpuh, sehingga tak dapat menikmati aktivitas yang mengharuskannya sendirian, berjalan malam hari, kemping, atau eksplorasi alam. Dan, ini tak cuma dialami kaum perempuan, lho.


“Ketika Anda berada di dalam kegelapan, pikiran Anda bisa memanipulasi Anda,” begitu kata juru bicara dari Warwick Castle. Tidak heran, dari penelitiannya terlihat juga bahwa 20 persen orang dewasa mengalami panik luar biasa ketika lampu tiba-tiba mati tanpa pemberitahuan. Tentu, tak mungkin kita menghindari kegelapan, karena kita akan menemuinya setiap hari. Maka, sebaiknya setiap orang berusaha mengatasi rasa takutnya ini. Adakah cara yang memungkinkan kita melenyapkan penyakit ini secara berangsur-angsur?

1. Dahulukan logika.

Kebanyakan rasa takut itu tidak logis, dan secara alamiah emosional. Menerapkan logika dalam masalah emosional tampaknya berlawanan, tapi sebenarnya tidak. Misalnya Anda sedang berbaring di tempat tidur, ingin ke kamar mandi tapi takut keluar karena ada bayangan gelap di sudut ruangan. Segera nyalakan lampu ruang tidur, dan amati apa sebenarnya bayangan itu. Begitu Anda mulai merasakan bahwa rasa takut menguasai Anda, mulailah berpikir rasional dengan mengatasi takut itu dengan fakta-fakta. Lihat apa yang mengganggu Anda. Mungkin itu hanya bayangan pakaian yang digantung di belakang pintu.

2. Melatih penglihatan pada malam hari.

Ketika kita baru masuk dari ruangan yang terang ke ruangan yang gelap, kita pasti tidak dapat melihat apa-apa. Tetapi perlahan, mata kita akan mulai dapat menangkap obyek-obyek di dalam ruangan. Cobalah menyebutkan benda-benda yang Anda lihat. Dengan mampu menggambarkan apa yang Anda lihat, indera penglihatan malam hari ini akan meningkat, dan rasa takut akan berkurang.

3. Bacalah artikel yang inspiratif.

Film horor konon sering ditonton oleh orang-orang yang penakut. Sebab, dengan demikian ia bisa membayangkan apa yang akan terjadi bila ia mengalami seluruh teror itu. Tetapi daripada nonton atau membaca novel horor sebelum tidur, lebih baik pilih bacaan yang inspiratif. Entah itu buku-buku agama, spiritual, movitasi, apapun yang akan menghangatkan hati Anda. Bacaan itu akan membuat Anda rileks dan mengantuk.

4. Meditasi, visualisasi, dan berdoa.

Meditasi sebelum tidur dirasakan banyak orang dapat membuat tubuh dan pikiran jadi rileks, serta membantu melepaskan ketegangan dan mengatasi takut. Berdoa juga membantu kita merasa dilindungi dari lingkungan sekitar, sedangkan visualisasi bisa menjadi cara yang baik untuk menyiapkan pikiran selama pagi hari untuk menerima malam hari.  Saat Anda duduk atau berbaring di tempat tidur, bayangkan Anda berada di suatu tempat yang Anda inginkan. Lihatlah bagaimana Anda berjalan dan menikmati tempat tersebut. Pandanglah langit yang cerah, dan rasakan hangatnya sinar matahari. Kemudian, bayangkan juga indahnya langit yang dihiasi bintang dan bulan pada malam hari.

5. Ajak teman jalan-jalan malam hari.

Salah satu cara untuk mengatasi rasa takut adalah menghadapinya. Berjalan di kegelapan ditemani beberapa orang membuat Anda akan melangkah dengan percaya diri dan berani. Tak perlu banyak berbicara, nikmati saja suara-suara alam di sekitar seperti suara jangkrik atau hembusan angin yang menerpa pepohonan. Akan sempurna jika bulan sedang purnama, karena Anda akan menikmati indahnya malam hari. Kebanyakan orang jadi takut gelap karena pernah mengalami kejadian buruk. Jika hal ini terjadi pada Anda, cobalah berdamai dengan kejadian tersebut. Lalu, terapkan lima langkah di atas.  Anda akan merasa lebih rasional dan tidak lemas lagi. Ingatlah, pemberani bukanlah orang yang tidak punya rasa takut sama sekali, melainkan orang yang sanggup mengatasi rasa takutnya.
Rasa takut gelap ini oleh para psikolog sering disebut Nyctophobia. Kadang-kadang penyakit ini menguasai seseorang, dan membuatnya merasa lemas dan ketakutan. Bagi sebagian orang, rasa takut ini membuatnya merasa lumpuh, sehingga tak dapat menikmati aktivitas yang mengharuskannya sendirian, berjalan malam hari, kemping, atau eksplorasi alam. Dan, ini tak cuma dialami kaum perempuan, lho.

“Ketika Anda berada di dalam kegelapan, pikiran Anda bisa memanipulasi Anda,” begitu kata juru bicara dari Warwick Castle. Tidak heran, dari penelitiannya terlihat juga bahwa 20 persen orang dewasa mengalami panik luar biasa ketika lampu tiba-tiba mati tanpa pemberitahuan. Tentu, tak mungkin kita menghindari kegelapan, karena kita akan menemuinya setiap hari. Maka, sebaiknya setiap orang berusaha mengatasi rasa takutnya ini. Adakah cara yang memungkinkan kita melenyapkan penyakit ini secara berangsur-angsur?
1. Dahulukan logika.
Kebanyakan rasa takut itu tidak logis, dan secara alamiah emosional. Menerapkan logika dalam masalah emosional tampaknya berlawanan, tapi sebenarnya tidak. Misalnya Anda sedang berbaring di tempat tidur, ingin ke kamar mandi tapi takut keluar karena ada bayangan gelap di sudut ruangan. Segera nyalakan lampu ruang tidur, dan amati apa sebenarnya bayangan itu. Begitu Anda mulai merasakan bahwa rasa takut menguasai Anda, mulailah berpikir rasional dengan mengatasi takut itu dengan fakta-fakta. Lihat apa yang mengganggu Anda. Mungkin itu hanya bayangan pakaian yang digantung di belakang pintu.
2. Melatih penglihatan pada malam hari.
Ketika kita baru masuk dari ruangan yang terang ke ruangan yang gelap, kita pasti tidak dapat melihat apa-apa. Tetapi perlahan, mata kita akan mulai dapat menangkap obyek-obyek di dalam ruangan. Cobalah menyebutkan benda-benda yang Anda lihat. Dengan mampu menggambarkan apa yang Anda lihat, indera penglihatan malam hari ini akan meningkat, dan rasa takut akan berkurang.
3. Bacalah artikel yang inspiratif.
Film horor konon sering ditonton oleh orang-orang yang penakut. Sebab, dengan demikian ia bisa membayangkan apa yang akan terjadi bila ia mengalami seluruh teror itu. Tetapi daripada nonton atau membaca novel horor sebelum tidur, lebih baik pilih bacaan yang inspiratif. Entah itu buku-buku agama, spiritual, movitasi, apapun yang akan menghangatkan hati Anda. Bacaan itu akan membuat Anda rileks dan mengantuk.
4. Meditasi, visualisasi, dan berdoa.
Meditasi sebelum tidur dirasakan banyak orang dapat membuat tubuh dan pikiran jadi rileks, serta membantu melepaskan ketegangan dan mengatasi takut. Berdoa juga membantu kita merasa dilindungi dari lingkungan sekitar, sedangkan visualisasi bisa menjadi cara yang baik untuk menyiapkan pikiran selama pagi hari untuk menerima malam hari.  Saat Anda duduk atau berbaring di tempat tidur, bayangkan Anda berada di suatu tempat yang Anda inginkan. Lihatlah bagaimana Anda berjalan dan menikmati tempat tersebut. Pandanglah langit yang cerah, dan rasakan hangatnya sinar matahari. Kemudian, bayangkan juga indahnya langit yang dihiasi bintang dan bulan pada malam hari.
5. Ajak teman jalan-jalan malam hari.
Salah satu cara untuk mengatasi rasa takut adalah menghadapinya. Berjalan di kegelapan ditemani beberapa orang membuat Anda akan melangkah dengan percaya diri dan berani. Tak perlu banyak berbicara, nikmati saja suara-suara alam di sekitar seperti suara jangkrik atau hembusan angin yang menerpa pepohonan. Akan sempurna jika bulan sedang purnama, karena Anda akan menikmati indahnya malam hari. Kebanyakan orang jadi takut gelap karena pernah mengalami kejadian buruk. Jika hal ini terjadi pada Anda, cobalah berdamai dengan kejadian tersebut. Lalu, terapkan lima langkah di atas.  Anda akan merasa lebih rasional dan tidak lemas lagi. Ingatlah, pemberani bukanlah orang yang tidak punya rasa takut sama sekali, melainkan orang yang sanggup mengatasi rasa takutnya.
- See more at: http://www.duniapustaka.com/pustaka-psikologi-cara-efektif-mengusir-rasa-takut-dalam-gelap.html#sthash.dZlsBoQi.dpuf

Thursday, 13 June 2013

Jurusan Teknik Informatika


it_engineeringTeknik Informatika saat ini jadi jurusan bidang IPA yang populer dan peminatnya semakin lama semakin tinggi. Apa sih sebenarnya Teknik Informatika?
Jurusan ini merupakan ilmu yang mempelajari seputar komputer baik menggunakan software (perangkat lunak), hardware (perangkat keras) dan brainware (penggunaannya) dengan menggunakan pendekatan informatika.
Ilmu ini menggunakan dasar matematika untuk mengolah informasi sehingga dapat menjadi lebih berguna untuk manusia. Di jurusan Teknik Informatika, kamu akan mempelajari pemrograman web, system informasi, kecerdasan buatan, jaringan computer, dan telekomunikasi.
Kamu yang suka ngutak-atik komputer, suka matematika dan fisika, suka baca dan bahasa inggris kamu lumayan, cocok masuk Teknik Informatika, dan pasti kamu bakal menyukai kuliah di jurusan ini.
Lapangan pekerjaan bagi lulusan Teknik Informatika sangat bejibun dan semakin tahun akan semakin banyak lulusan jurusan ini yang dibutuhkan. Nantinya, kamu dapat menjadi Sistem Analist yang bertanggung jawab memelihara system suatu perusahaan, Web Designer, dan berbagai bidang teknik informasi di berbagai perusahaan baik pemerintah ataupun swasta.
Banyak universitas sadar bahwa kebutuhan akan teknologi informasi saat ini semakin tinggi, sehingga mereka berlomba-lomba untuk membuka jurusan teknologi informasi sebagai salah satu pilihan studi bagi para mahasiswanya. Teknik Informatika hampir sama dengan Ilmu Komputer, yaitu sama-sama memfokuskan studi pada dasar-dasar perilaku komputer dan penerapannya di berbagai bidang kehidupan.
UI, ITB, ITS, Brawijaya, adalah nama-nama perguruan tinggi negeri yang menyediakan bidang ilmu ini sebagai pilihan studi. Masih banyak juga perguruan tinggi lainnya baik negeri dan swasta yang membuka jurusan Teknik Informasi baik untuk pilihan program Diploma dan Sarjana.

Program Studi Kedokteran


Belajar Kedokteran berarti kamu akan belajar tentang bagaimana mempelajari cara-cara mendiagnosis penyakit, mengobatinya dan mencegahnya.
back_pain_treatmentTugas dokter sendiri adalah mengedukasi manusia lain supaya tetap dalam keadaan sehat dan memberitahu penyakit yang diderita oleh seseorang. Kalau kamu mau menjadi seorang dokter, perlu kamu ketahui kalau pendidikan kedokteran itu memakan waktu yang cukup panjang.
Kamu harus menghabiskan waktu paling sedikit 4 tahun untuk belajar pendidikan kedokteran, dan 2 tahun untuk belajar praktek kedokteran di Rumah Sakit. Setelah lulus praktek dokter atau lebih dikenal dengansebutan ko-as, baru kamu bisa menyandang gelar dokter. Setelah itu kamu dapat menempuh S2 atau memilih program Spesialis seperti Spesialis Kulit dan kelamin, THT, penyakit dalam atau program lain.
Untuk menjadi seorang dokter, kamu memerlukan kedisiplinan yang tinggi terutama karena profesi dokter akan berhubungan dengan nyawa dan kehidupan manusia. Selain itu kamu harus memiliki sikap empati, keterampilan berkomunikasi, kemampuan logika yang tinggi, pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, dan yang paling utama adalah mampu bekerja sama dengan orang lain.
Dengan lulus dari Fakultas Kedokteran dan juga praktek profesi kedokteran, kamu akan dapat memperoleh pekerjaan sebagai dokter Masyarakat yang menangani penyuluhan, program kesehatan, baik di rumah sakit, asuransi, dll. Selain itu kamu juga bisa menjadi dokter umum yang berpraktek di Rumah Sakit atau Klinik atau Praktek Sendiri, menjadi peneliti untuk menemukan obat-obatan baru dan teknologi kesehatan, atau juga di bidang lain seperti menjadi dosen, manajer Rumah sakit, Pegawai Departemen Kesehatan.

Program Studi Jurusan Teknik Mesin


Teknik Mesin : Program studi ini mempelajari jenis-jenis energy dan sumber energinya, dimana kamu akan banyak belajar tentang penggunaan energi yang efisien dan ekonomis pada mesin-mesin seperti turbin uap, motor bakar, mesin perkakas, dan alat-alat kimia tertentu. Teknik mesin bukan hanya mempelajari mesin mobil akan tetapi cakupannya lebih luas dari itu.
engineeringKemampuan matematika dan Fisika, Bahasa Asing, dan logika dibutuhkan untuk memperdalam ilmu di Teknik mesin. Lulusan Teknik mesin dapat bekerja di bidang perawatan mesin di pabrik, bidang industry alat berat, bidang penguji specimen produksi dimana sarjana Teknik mesinlah yang menentukan proses yang tepat untuk menghasilkan barang, dan bidang lainnya seperti Pembangkit Listrik, Pertamina, Pusat Riset dan lain-lain.
Teknik Sipil : merupakan cabang ilmu teknik yang mempelajari rancang bangun gedung dan infrastruktur, renovasi dan juga lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia. Disini nanti kamu akan mempelajari matematika, fisika, kimia, biologi, geologi, lingkungan dan komputer, selain itu juga struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidro dan lingkungan dan transportasi.
Karena luasnya bidang yang dipelajari, lulusan teknik sipil dapat bekerja diberbagai bidang seperti menjadi perancang/pelaksana pembangunan, pemeliharaan prasarana jalan, jembatan, terowongan,gedung, menjadi pelindung lingkungan, manajer proyek dan lain-lain. Teknik sipil berbeda dengan arsitek. Tugas arsitek adalah merancang di atas kertas, sedangkan para teknisi sipil mewujudkan rancangan tersebut untuk melaksanakan pembangunannya.
Teknik Elektro : Ilmu ini membahas tentang penggunaan listrik, fungsi listrik dan sebab terjadinya listrik yang ada hubungannya dengan teknologi seperti pembangkit listrik, komputer, dan yang lain-lain. Yang akan dipelajari adalah perencanaan serta merancang hardware dan software di bidang komputer, system kendali, instalasi kelistrikan, system robotika, telekomunikasi, peralatan medis dan lain-lain. Lulusan teknik elektro dapat menjadi pelaksana, manager, web master, engineer, teknisi, di bidang elektronika di berbagai perusahaan.

Sejarah Facebook buat Remaja


Facebook diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard.

Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.

Dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana.

Setelah beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.

Jumlah account di Facebook terus melonjak, sehingga pada pertengahan 2004 Friendster mengajukan tawaran kepada Zuckerberg untuk membeli Facebook seharga 10 juta US Dollar, dan Zuckerberg pun menolaknya. Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 juta US Dollar dari Accel Partners. Dan semenjak itu sokongan dana dari berbagai investor terus mengalir untuk pengembangan Facebook.

Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.

Selain menolak tawaran dari Friendster seharga 10 juta US Dollar, Zuckerberg juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli Facebook seharga 750 juta US Dollar, dan tawaran dari Yahoo yang ingin membeli Facebook seharga 1 milyar US Dollar.

Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.